Seakan-akan sudah menjadi tradisi, orang berpesta pora hingga lupa kepada Allah SWT ketika memperoleh hal yang menggembirakan. Pelajar dan mahasiswa tak bersyukur setelah lulus ujian, atlet lupa ketika telah menggondol gelar juara, pengusaha alpa saat kontrak bisnis sudah diteken, dan sebagainya.
Bahkan, sebagian pelajar yang lulus ujian merayakannya dengan melakukan aksi vandalistis, mencorat-coret baju seragam, dan berkonvoi di jalan-jalan yang mengganggu kelancaran lalu lintas. Apakah demikian cara yang diajarkan Rasulullah SAW ketika diberi anugerah yang menggembirakan?